Minggu, 23 April 2017

Port Audio

Pengertian dan Macam-Macam Port I/O (Input / Output)


Pengertian dan Macam-Macam Port I/O (Input / Output) – Port I/O merupakan sebuah port atau tempat dipasangnya conector I/O dimana setiap port I/O dibawah control processor. Port I/O ini sering kita jumpai di bagian motherboard berupa sekumpulan port yang siap dihubungkan ke hardware lain.
Port I/O ini bermacam-macam bentuk dan juga fungsi. Macam-macam port I/O, antara lain:

Port Parallel

Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan standard parallel Port 200 kb/s. Hardware yang dapat digunakan dengan port ini adalah Printer, Scanner.

Port Serial (COM1 dan COM2)

Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih rendah dibanding jenis port parallel. Kabel connector untuk COM1 adalah 9 pin dan untuk COM2 25 pin.

Port PS/2

Port ini umumnya digunakan untuk menghubungkan keyboard dan mouse.

Port USB

USB (Universal Serial Bus) merupakan port serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan USB Port adalah Flashdisk, Keyboard USB, dan hardware lain yang menggunakan USB sebgai konektornya.

Port VGA

Merupakan port yang langsung berhubungan dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.

Port Audio

Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti tape, radio, speaker, dan lain-lain.

Port LAN

Port yang digunakan untuk komunikasi antar komputer, sehingga komputer dapat saling berbagi informasi dengan komputer lainnya.

Port USB

Port USB - Pengertian,perkembangan,cara kerja,kelebihan


Port USB
DEFINISI PORT USB.
Menurut bahasa, Port USB terdiri dari dua kata, yang pertama Port adalah tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita, serta USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus dengan makna lain dapat dikatakan standar interface sebuah device, dengan kata lain pengertian dari Port USB adalah hubungan serial antara periferal dengan komputer.
Port USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scenner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita.
Komputer (Personal Computer) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya.
Konektivitas antara PC (Personal Computer) dengan perangkat USB dihubungkan dengan kabel khusus. Sebuah kabel berisi empat buah kawat menghubungkan periferal ke PC melalui port USB yang terdapat pada keduanya. Di dalam kabel tersebut, dua kawat akan menangani transmisi data, sebuah lagi menangani ground dan sebuah lagi memasok daya sebesar lima volt ke periferal.
USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal. USB merupakan teknologi standard bas Serial untuk antaramuka peranti yang membenarkan perhubungan pada soket antaramuka tunggal. Ia juga turut dicipta untuk meningkatkan keupayaan Plug and Play dengan membenarkan peranti disambungkan (connect) dan merungkai sambungan (disconnect) tanpa perlu ‘reboot’ Hot Swapping pada komputer.


Perkembangan USB.
Perkembangan teknologi informasi begitu amat ditunggu oleh dunia informasi dan telekomunikasi. Perkembangan tersebut amat dinanti-nanti dengan harapan dapat membantu proses-proses yang ada dalam sebuah organisasi. Dengan bermodalkan berjuta-juta dollar amerika,ataupun bahkan bermilyar-milyar dollar amerika, para peneliti dan perusahaan-perusahaan teknologi rela merogoh kocek mereka demi mendapatkan teknologi yang paling ungul dan paling modern. Teknologi memory adalah salah satu dari sekian banyak jenis teknologi informasi yang perkembangannya sangat pesat dewasa ini. Alasan yang mendukung teknologi ini adalah kebutuhan akan sebuah storage penyimpanan yang handal dan cepat serta dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penelitian akan memory berlangsung cepat dan juga menguntungkan dalam segi bisnis.Salah satu teknologi informasi yang paling menarik adalah teknologi USB. USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal. Pada awalnya USB diciptakan untuk menghubungkan Smart Phone dengan Personal Computer (PC), namun pada akhirnya penggunaannya berkembang bahkan sampai kepada device seperti mouse, printer, speaker,MP3 player, dll. Teknologi USB sendiri sekarang telah mencapai teknologi USB 3.0 bahkan sekarang sedang dikembangkan WUSB (Wireless Universal Serial Bus).
Awal kemuculan USB yaitu sekitar tahun 1995 hingga 1996, USB 1.0 yang ditawarkan kepada pengguna adalah pada kadar kelajuan hanya 1.5Mbit sesaat (kelajuan-rendah) dan 12Mbit sesaat untuk kelajuan tinggi. Kemudian muncul pula USB 2.0 pada April 2000 yang memperkenalkan kelajuan 480Mbit sesaat (kelajuan tinggi) untuk pemindahan data. Ia merupakan teknologi yang banyak kita gunakan masa kini.
Salah satu teknologi USB yang paling digemari adalah teknologi USB flash drive. Sebuah teknologi memory yang benar-benar ada karena kebutuhan pasar. Dengan kapasitasnya yang besar, ukuran yang kecil, serta kecepatan yang baik, USB Flash drive banyak diminati oleh masyarakat. USB Flash drive berfungsi sebagai media penyimpanan yang portable. Walaupun tidak sebesar external hard drive tetapi dengan ukurannya yang kecil,teknologi ini menjadi semakin banyak peminatnya. USB flash drive juga dikenal dengan nama Thumb Drive, Jump Drive, Pen Drive, Key Drive, Token, atau secara mudah dapat dikenal dengan sebutan USB drive. Tidak seperti teknologi removable storage memory lainnya, USB dapat berjalan tanpa bantuan tenaga tambahan, tidak memerlukan proses booting, dan yang terpenting adalah tidak bergantung kepada salah satu macam platform sistem operasi. Dalam sejarahnya, USB Flash Drive memiliki masalah yang berat dalam status kepemilikan hak ciptanya. Banyak perusahaan besar yang mengklaim bahwa USB drive adalaha teknologi yang mereka buat. Yang pertama memproduksinya sendiri adalah perusahaan Trek dengan merk dagang Thumbdrive. Perusahaan inilah yang menyatakan dengan serius bahwa merekalah penemu pertama teknologi ini. Perusahaan ini bersaing dengan perusahaan seperti SanDisk, IBM, Netac, dan lainya dalam memperoleh hak paten atas teknologi ini.Perjalanan teknologinya sendiri bisa dibilang amat cepat. Mulai dari teknologi USB 1.0 sampai dengan sekarang yaitu USB 3.0 bahkan menembus ke arah WUSB atau Wireless Universal Serial Bus.

            Perjalanan dari versi 1.0 ke 2.0 hanya membutuhkan waktu satu tahun. Hal ini membuktikan amat pesatnya perkembangan teknologi ini. Versi 2.0 sendiri sudah cukup memuaskan para penggemarnya. Versi 2.0 ini juga sering disebut sebagai Hi-Speed USB karena memiliki kecepatan transfer sebesar 480 Mbits/detik jauh meninggalkan pendahulunya yang hanya memiliki kecepatan 12 Mbits/ detik. USB Flash drive memiliki beberapa komponen. Komponen-komponen tersebut dapat dipisahkan dalam dua golongan yaitu komponen penting dan juga komponen tambahan. Komponen penting yang harus ada dalam sebuah USB Flash drive adalah USB connector, USB mass storage controller device, Flash memory chip, dan Crystal Oscillator. Komponen ini dilengkapi oleh komponen tambahan yaitu Test points, LED, Unpopulated space, USB Connector Cover, dan juga transport Aid. Komponen-komponen ini bergabung membentuk satu Flash Drive secara utuh.

            Untuk versi 3.0 sendiri masih dalam pengembangan dalam penelitian. Versi terbaru ini diramalkan dapat meramaikan pasar USB Flash drive dan juga memberikan keuntungan yang banyak bagi teknologi informasi. Versi ini dibuat dengan harapan dapat menyaingi sebuah teknologi koneksi baru yaitu Firewire. Versi ini diharapkan dapat mengokohkan eksitensi USB dan menyaingi teknologi Firewire yang sduah banyak dilirik oleh vendor-vendor IT. Dalam pengembangannya sendiri, versi ini dikerjakan berbarengan dengan pengerjaan proyek Wireless Universal Serial Bus yang akan menghadirkan terobosan baru dalam teknologi USB.

CARA KERJA USB.
Universal Serial Bus (USB): Sebuah bus I/O (input/output) yang dapat mentransfer data hingga 12 megabit per detik.

Selamat tinggal port paralel dan serial yang lamban, kini jamannya Universal Serial Bus (USB). Lebih cepat, lebih kuat dan dan lebih fleksibel serta benar-benar berazaskan Plug and Play bukan lagi Plug and Pray. Bahkan USB versi 2.0 yang baru saja dikeluarkan mampu memberikan tingkat kinerja dan kecepatan yang sebanding dengan bus kecepatan-tinggi semacam IEEE 1394. Beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang USB:

o Lebih cepat dibanding port paralel atau serial dengan kecepatan transfer hingga 12 mbps
o Dapat mengkoneksikan hingga 127 periferal
o Diterima secara luas
o Tidak cocok untuk periferal dengan bandwith tinggi
o Membutuhkan Windows 98 ke atas untuk kompatibilitas secara penuh
Transfer data pada USB dikirim dalam bentuk paket, sementara port paralel dan serial mentransfernya dalam bentuk bit individual. Sebagai contoh, bila Anda ingin menyimpan sebuah file pada sebuah drive Zip USB, pertama-tama PC akan memotong-motong file tersebut menjadi potongan-potongan sebesar 64-byte--setiap potongan menyertakan informasi pengalamatan dan data itu sendiri--dan kemudian mengirimkan potongan tersebut ke port USB.

            Kecepatan transfer USB melampaui kecepatan transfer port paralel dan serial karena telah menyempurnakan proses transfer tersebut: Kabel USB mengurangi derau dan distorsi selama data dikirim, sehingga data dapat diterima dengan sedikit kesalahan.
Lebih Cepat dan Lebih Mudah

            Selain lebih cepat dibanding koneksi port serial dan paralel, USB juga memungkinkan Anda menyambungkan perangkat dalam sebuah rantai koneksi yang panjang melalui beberapa buah hub. Spesifikasi USB mengijinkan dua jenis perangkat: Sebagai hub dan fungsi. Hub memungkinkan Anda dapat mengkoneksikan banyak peranti pada bus; fungsi, atau periferal, adalah melakukan apa yang diperintah PC. Hub dapat disertakan pada peranti--sebagai bagian dari monitor, misalnya--atau dapat berupa produk stand-alone. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah komputer yang hanya memiliki satu port USB, Anda dapat mengkoneksikannya dengan sebuah hub empat-port dan menghubungkannya ke hub USB empat-port lain pada rantai koneksi, sehingga Anda dapat mengkoneksikan 7 buah peranti ke PC Anda. Semakin banyak perangkat yang Anda sambungkan, semakin kecil daya yang diberikan pada tiap perangkat. Bila Anda ingin menyambungkan banyak peranti pada PC Anda, sebaiknya Anda menggunakan hub USB untuk meyakinkan bahwa peranti Anda mendapat cukup tenaga untuk bekerja.

            Untuk memudahkan memasang dan mengganti periferal, USB memiliki fitur hot plungging dan Plug and Play. Dengan hot plugging Anda tidak perlu merestart komputer saat memasang dan mencabut peranti USB. Saat sebuah periferal disambungkan ke PC, ia akan mengirimkan sebuah sinyal ke PC yang mengatakan bahwa ia sudah tersambungkan ke bus. Setelah PC merespon, peranti tersebut kemudian mengirimkan informasi seberapa banyak bandwith yang ia butuhkan. Versi USB yang banyak beredar saat ini, USB 1.1, mengijinkan dua jenis periferal: yang berkecepatan rendah dan yang berkecepatan sedang.

            Perangkat berkecepatan rendah, seperti keyboard dan mouse, diberikan bandwith yang secukupnya (sekitar 1,5 mbps), sementara peranti berkecepatan sedang, seperti printer dan scanner, diberi bandwith terbesar hingga 12 mbps. Setelah mengalokasikan bandwith, PC kemudian memberikan sebuah nomor identifikasi unik. Saat peranti tersebut dicabut, PC kemudian mengkonfigurasi ulang bus USB. Kompatibilitas Plug and Play USB berarti Anda dapat mencolokkan sebuah perangkat ke PC dan hanya dibutuhkan sedikit campur tangan Anda untuk urusan selanjutnya. Windows 98 menyertakan driver USB untuk peranti semacam keyboard, mouse, dan harddisk eksternal. tetapi peranti lain perlu menginstalasikan driver mereka ke Windows. Windows 2000 juga menyediakan dukungan USB, tetapi bila Anda menggunakan Windows 95 dan NT 4.0, maka jawabannya adalah "Anda belum beruntung!" alias Anda harus mengupgrade sistem operasi Anda.
Mendapatkan Perangkat USB 

            USB ada dimana-mana. Produsen CPU seperti Intel telah menyertakan sebuah pengontrol host USB pada chipsetnya. Sistem operasi yang lebih baru juga mendukung bus USB--Windows 98, Linux (kernel terbaru), dan Mac OS. Dell, Compaq, NEC, dan produsen PC lainnya telah lama menyertakan port USB sebagai perangkat standar sistem mereka. PC yang belum memiliki port USB dapat menambahkannya pada sistemnya menggunakan kartu PCI (untuk sistem desktop) atau kartu CardBus (untuk notebook). Produsen periferal membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengadopsi USB. Tetapi jumlah peranti yang menggunakan USB sebagai sarana pengkoneksiannya semakin meningkat.

            Microsoft, Mitsumi, dan Logitech telah menawarkan peranti dengan koneksi USB seperti keyboard, mouse, modem, dan lainnya. Produk-produk yang dulunya datang hanya dengan port paralel semata, seperti printer dan scanner, saat ini juga telah menyediakan koneksi USB, baik secara opsional atau digabungkan.

            Sebagian besar peranti eksternal saat ini menggunakan USB sebagai konektor ke PC, termasuk drive CD-Rewriteable dari Sony, Yamaha, atau Creative. Termasuk juga drive Zip dari Iomega dan Superdisk dari Imation; dan floppy-drive dari vendor seperti VST Technologies.

Kelebihan yang dimiliki dari Port USB, diantaranya :

·         Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host.
·       Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan  hub USB
·         Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
·  Perangkat USB bersifat 'hot swappable' artinya perangkat keras yang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play. Satu lagi yang menjadi kelebihan teknologi USB ini ialah penggunaan kuasa rendah. Ia kerana sumber kuasa luaran dan pemacu peranti individu spesifik tidak diperlukan untuk menjalankan USB. Pengguna boleh terus menggunakan peranti yang disambung tanpa perlu ‘banyak soal’(permasalahan). Ia sesuai dengan konsep asal ciptaan USB yaitu untuk membantu perhubungan berbagai peranti pada satu port mudah dan mengurangkan penggunaan layar yang kadangkala berserabut dan dapat memusingkan kepala pengguna.

Port SPDIF

Ketika sekitar 3 tahun lalu saya mempunyai Allen-Heath iLive T112 saya sempat mengamati di panel balakangnya terdapat input dan output audio lokal. Beberapa input dan output menggunakan konektor TRS tipe balans dan RCA tipe tidak balans. Tetapi terdapat konektor RCA lagi dengan tulisan DIGITAL IN dan  DIGITAL OUT dengan tulisan 7/8 dan keterangan SPDIF. Waktu itu hanya mengamati saja dan saya belum tertarik dengan konektor input dan output digital semacam itu.
T112 local inoutPengalaman yang hampir sama terjadi sekitar 2 tahun lalu ketika saya membeli Behringer X32 yang di panel belakangnya juga terdapat koneksi output audio lainnya bertipe XLR jantan dengan keterangan AES/EBU OUT, lagi-lagi saya tidak memperhatikan kagunaannya.
X32 AES EBUPengabaian input dan output audio digital SPDIF dan AES/EBU waktu itu karena memang kebutuhan saya masih sangat bisa dicukupi dengan input dan output audio analog konvensional. Dan kira-kira baru pertengahan tahun kemarin saya mulai mencari tahu apa itu kedua macam audio digital SPDIF dan AES EBU tersebut. Dari beberapa sumber kemudian saya coba berikan sedikit uraian detailnya dan sharing pengalaman saya menggunakan kedua macam tipe audio digital tersebut.
AES / EBU
AES/EBU sebenarnya bernama asli AES3. AES3 adalah standar audio digital di tingkat peralatan audio profesional untuk koneksi audio antar peralatan yang berisi 2 channel. AES ini dikembangkan bersama antara badan AES (Audio Engineering Society) dan EBU (European Broadcasting Union). Satu sinyal AES3 membawa 2 channel audio digital format PCM (Pulse Code Modulation) yang bisa memakai media transmisi balans atau tidak balans hingga serat optik. AES3 dipublikasikan pertama kali tahun 1985 dan kemudian direvisi pada tahun 1992 dan 2003. AES3 kemudian dimasukkan dalam standard peralatan komersial dengan dimasukkannya ke dalam standard IEC 60958 oleh badan IEC (International Electrotechnical Commission) dan kemudian banyak dijumpai di peralatan audio yang dikenal dengan S/PDIF.
AES3 dengan koneksi balans dimaksudkan untuk transmisi audio digital dengan jarak yang cukup jauh hingga 100m (tergantung kualitas dan kecocokan impedansi kabel).
S/PDIF
S/PDIF (Sony/Philips Digital Interface Format) adalah transmisi audio digital dengan koneksi tidak balans atau dengan serat optik yang ditujukan untuk jarak yang tidak terlalu jauh (umumnya tidak lebih dari 10m). Standar ini banyak terdapat pada peralatan home theatre dan HiFi.
Berikut tabel perbandingan tipe koneksi dan jenis kabel yang digunakan:
Tabel AES3Gambar konektor yang digunakan seperti gambar berikut, urut dari XLR, RCA, BNC-RCA dan TosLink.
Konektor
PROTOKOL AES3
Protokol data AES3 hampir sama persis dengan SPDIF. Perbedaan keduanya hanya terletak pada level tegangan sinyal dan jenis koneksi yang digunakan. Protokol ini didesaign untuk transmisi audio stereo dalam bentuk digital. Sinyal analog audio diubah ke data digital dengan metode PCM (Pulse Code Modulation) baik sebagai format DAT (Digital Audio Tape) dengan 48kHz sampling rate atau format CD (Compact Disc) dengan 44,1kHz sampling rate. Transmisi data disusun dalam transmisi secara berutan dari Audio Block – Audio Block secara terus menerus. Setiap satu Audio Block terdiri dari 192 Frame data dari 0 – 191. Setiap Frame ini berisi 2 channel audio (stereo) dimana setiap channelnya terdiri dari 32 bit yang disebut Time Slot.
AESBit 0 – 3   sebanyak 4 bit adalah START Bit yang berguna sebagai penanda awal data audio atau sinkronisasi data Audio Block atau Frame atau Channel atau Time Slot.
Bit 4 – 7   sebanyak 4 bit adalah bersifat opsional. 4 ini bisa menjadi penanda/keterangan tambahan pada format data 20bit atau sudah merupakan awal data audio pada format data 24 bit.
Bit 8 – 27    adalah data audio pada format data 20bit sedang pada format data 24 bit data uadio mulai dari bit 4 – 27. Bit 4 atau bit 8 adalah LSB (Least Significant Bit) sedangkan bit 27 adalah MSB (Most Significant Bit).
Bit 28 adalah bit validitas (V). V akan berisi 0 jika data audio yang diterima benar (valid) dan cocok sebagai DAC (Digital to Analog Converter). Jika V berisi 1 maka data audio yang diterima adalah tidak benar sehingga peralatan bisa memerintahkan untuk MUTE output audionya.
Bit 29 – User data bit yang menandakan rentetan aliran data untuk setiap channel audio dengan 1 bit per frame yang formatnya ditentukan channel status di bit 30.
Bit 30 – Channel Status. Bit-bit dari setiap masing-masing frame dikumpulkan sehingga terbentuk 192 bit channel status tetapi pemakaiannya ditentukan oleh AES/EBU atau SPDIF.
Bit 31 – Parity (P) bit yang berguna untuk mendeteksi kesalahan. Jika bit 4 hingga 30 mempunyai paritas ganjil maka bit 31 akan bernilai 1. Jadi bit 4 – 31 akan selalu membentuk paritas genap.
Kecepatan Transmisi Data
AES3 pada keadaan standard menggunakan kecepatan sampling rate 48kHz. Ini berarti akan ada 48000 sampel data audio per detik. Setiap sampel tersusun dari 192 audio block. Setiap audio block terdiri dari 2 channel data audio (stereo) dimana setiap channel data audio memiliki 32 bit per sample.Dengan demikian setiap detiknya akan ditransmisikan sebanyak (48 000 sample/detik) dibagi (192 audio block/sampel) = 250 audio block/detik. Jadi bisa kita hitung kecepatan transmisi data AES3 adalah:
250 audio block/detik x 192 frame/audio block x 2 channel/frame x 32 bit/channel = 3.072.000 bit/detik = 3.072.000 bps = 3.072 kbps = 3,072 Mbps
Atau juga bisa dihitung dari
48.000 sampel/detik x 2 channel/sampel x 32 bit/channel = 3.072.000 bit/detik = 3.072 kbps = 3,072 Mbps
Kecepatan transmisi data seperti ini masih tergolong kecepatan sedang dan tidak sulit menemukan media transmisi (kabel atau serat optik) yang murah. Kabel untuk memenuhi kecepatan transmisi ini berarti membutuhkan bandwidth sekitar 4Mhz. Jadi memakai kabel microphone atau kabel sejenis untuk keperluan transmisi AES3 tidak terlalu cocok dan apabila terpaksa dipakai maka panjang kabel yang dibolehkan menjadi pendek (kurang dari 10m). Penggunaan kabel STP atau Cat5 atau koaksial 75-ohm akan jauh lebih baik.
Interkoneksi AES3 dengan SPDIF
Format data AES3 dengan SPDIF adalah sangat mirip dan perbedaan itu terletak pada level tegangan output dan pada tipe koneksinya. Dengan demikian interkoneksi antara AES3 ke SPDIF atau sebaliknya dari SPDIF ke AES3 hanya perlu untuk menyesuaikan level tegangan dan tipe koneksinya. Dan seperti kita duga, untuk keperluan interkoneksi tersebut tidak membutuhkan perangkat yang rumit. Gambar berikut menyajikan cara sederhana untuk keperluan interkoneksi.
AES3 ke SPDIF
AES to SPDIF adapter 3atau
AES to SPDIF adapter 2
Rangkaian hanya memerlukan 4 resistor saja untuk penyesuaian impedansi dan untuk menurunkan level tegangan. Untuk kabel yang panjang bisa digunakan kabel isi 3 seperti kabel telepon dan lebih baik yang mempunyai selubung. Penggunaan kabel Cat5 memberikan hasil yang sangat baik dan panjang kabel bisa sampai 300m lebih.
SPDIF ke AES3
SPDIF to AESRangkaian memakai IC TTL 7404 yang berisi 6 inverter. Satu inverter diperlukan untuk membentuk rangkaian penguat level tegangan dan penyesuai impedansi 75-ohm. Satu inverter lagi digunakan untuk membentuk level digital menjadi inversinya. Empat inverter sisanya masing-masing diparalel untuk membentuk penguat arus output. Rangkaian memerlukan power supply 5V untuk bisa bekerja.

Port Serial

- PORT SERIAL: adalah sebuah port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Dalam serial port, pengiriman informasi tidak memungkinkan untuk melakukan secara banyak sekalius. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pemindahan data, biasanya serial port bekerja seri, misalnya COM 1 dan COM 2. Untuk penggunaan port serial sekarang ini sudah berkurang.

Penggunaan port serial telah tergantikan dengan port USB dan Firewire. Sedangkan untuk jaringan (networking) fungsinya sudah tergantikan dengan port Ethernet. Berikut beberapa fungsi serial port yaitu menghubungkan antara peripheral (alat) computer lain dengan motherboard, penghubung antara mouse dengan motherboard, penghubung antara modem dengan motherboard, dan mentransmisikan informasi-informasi berupa bit-bit dari mainboard ke perangkat lainnya.
- PORT PARALLEL: Port yang digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive.


- PORT USB: Merupakan port multi fungsi yang dapat digunakan pada beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard, modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat dapat dipasang secara plug and play. 
USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB. Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah

Hampir setiap orang tentu mengenal dan menggunakan Universal Serial Bus atau lebih dikenal dengan sebutan USB. Definisi USB sendiri adalah cara komunikasi antara peralatan dengan Host Controller(biasanya PC)
USB 2.0
Teknologi USB 2.0 dikenalkan pada sekitar April 2000. Untuk kecepatan transfer(transfer rate), USB 2.0 bisa mencapai maksimal 480 Mbit/detik. Namun pada prakteknya, jarang sekali kecepatan USB 2.0 bisa sampai di atas 300 Mbit/detik. Selain itu, USB 2.0 memerlukan suplai maksimal daya sebesar 500mA. Sedangkan untuk pin steker pada USB 2.0 berjumlah 4 buah.

USB 3.0
Berbeda dengan USB 2.0, teknologi USB 3.0 diperkenalkan sejak tahun 2007. Keunggulan yang diusung oleh USB 3.0 bila dibandingkan USB 2.0 adalah kecepatan transfer datanya(transfer rate) yang mampu mencapai 5 Gbit/detik. Wow, hampir 10x lipat USB 2.0 kan? Perbedaan lain adalah permasalahan panjang kabel data. Jika pada USB 2.0, Anda disarankan manambah panjang kabel dengan maksimal 3 M untuk menjaga kecepatan transfer data tetap akurat. Di USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi kecepatan transfer data. Selain itu, USB 2.0 memerlukan suplai maksimal daya sebesar 900 mA.

Kelebihan lain USB 3.0 dibandingan dengan USB 2.0 adalah sifatnya yang full duplex, artinya bahwa USB host dapat melakukan send and receive data secara terus menerus. Sedangkan untuk pin steker, USB 3.0 memiliki pin berjumlah 5 buah.

Kelemahan USB 3.0
Salah satu kekurangan USB 3.0 adalah belum ada dukungan dari sistem operasi. Sementara ini, Anda harus meng­install driver tambahan dari vendor tersebut agar bisa mendukung teknologi USB 3.0. Selain itu, baru sedikit perangkat keras (hardware) yang sudah mensupport USB 3.0. Oleh karena itu, hanya sedikit diantara banyak orang yang telah mencicipi teknologi USB 3.0 ini.
Dari paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan yang cukup mencolok antara USB 2.0 dengan USB 3.0 adalah tingkat kecepatan pengiriman data, yakni 400 Mbit/detik untuk USB 2.0 dan 5 Gbit/detik untuk USB 3.0.

Paralel Port


Pengertian Serial Port, Paralel Port dan USB Port

Port merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peripheral lainnya. Interface yang memungkinkan sebuah PC dapat mengirimkan atau menerima informasi dari peranti eksternal, seperti printer atau modem. Sebuah PC umumnya terdiri dari port serial, parallel dan beberapa port USB.
A. Serial Port
Serial Port atau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port seri merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Dalam serial port, pengiriman informasi tidak memungkinkan untuk melakukan secara banyak sekalius. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pemindahan data, biasanya serial port bekerja seri, misalnya COM 1 dan COM 2. Untuk penggunaan port serial sekarang ini sudah berkurang. Penggunaan port serial telah tergantikan dengan port USB dan Firewire. Sedangkan untuk jaringan (networking) fungsinya sudah tergantikan dengan port Ethernet. Berikut beberapa fungsi serial port yaitu menghubungkan antara peripheral (alat) computer lain dengan motherboard, penghubung antara mouse dengan motherboard, penghubung antara modem dengan motherboard, dan mentransmisikan informasi-informasi berupa bit-bit dari mainboard ke perangkat lainnya.
B. Parallel Port
Parallel port atau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port paralel merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi sebagai alat komunikasi komputer (motherboard) dengan perangkat luar yang bersifat paralel. Pada port paralel, pemindahan informasi dapat dilakukan secara bersamaan sehingga informasi yang terkirim lebih banyak daripada port seri. Port paralel biasa dikenal dengan Printer Port atau Centronics Port. Fungsi port paralel adalah sebagai penghubung motherboard dengan Printer jenis lama, Zip drive, beberapa Scanner, Sound Cards, Web Cams, Gamepads, Joystick, pemrograman EPROM, peralatan SCSI melalui adapter paralel ke SCSI, percobaan dengan TTL 12 driver, dan External CD-R atau CD-RW. Selain itu, port paralel juga digunakan sebagi uji coba sederhana dalam perancangan peralatan elektronika.
Port parallel untuk mentransmisikan data pada jarak yang pendek secara cepat. Port ini sering dipakai untuk menghubungkan printer, disk eksternal, atau tape magnetikuntuk backup.
C. Port USB
USB ialah port yang sangat diandalkan saat ini dengan bentuknya yang kecil dan
kecepatan datanya yang tinggi. Anda dapat menghubungkan hingga 127 produk USB dalam 1 komputer. USB versi 1.1 mendukung 2kecepatan, yaitu mode kecepatan penuh (12 Mbits/s) dan kecepatan rendah (1.5 Mbits/s). USB 2.0 mempunyai kecepatan 480Mbits/s yang dikenal sebagai mode kecepatan tinggi. Suatu piranti USB dapat dikatakan sebagai sebuah alat transceiver (pengirim sekaligus penerima), baik untuk host maupun USB itu sendiri. Sebuah istilah baru diperkenalkan, yakni USB function yang dimaksud adalah peralatan USB yang memiliki kemampuan khusus seperti printer, scanner, modem, dan lain-lainnya.
Konektor USB
Ada dua macam konektor USB: konektor A untuk hubungan ke host dan konektor B untuk hubungan piranti USB. Secara fisik keduanya dapat dibedakan dengan mudah untuk menghindari kesalahan pemasangan. Untuk menghubungkan lebih luas seperti menghubungkan kepiranti berukuran kecil layaknya seperti Handphone, PDA, dan sebagainya, dibuat konrktor mini-A dan mini-AB.

ORT PS/2 ADALAH Port mouse PS/2


ORT PS/2 ADALAH Port mouse PS/2 adalah port yang digunakan untuk mouse jenis PS/2. Port mouse ini biasanya berdampingan dengan port keyboard. Anda dapat membedakan kedua port tersebut dengan memperhatikan warna dari masing-masing port. Port mouse PS/2 biasanya berwarna hijau, sedangkan port keyboard PS/2 berwarna ungu.
Fungsi:Ps2 port Pdigunakan untuk menghubungkan beberapa keyboard dan mouse ke PC kompatibel dengan sistem komputer.

Kesimpulan : PS/2 termasuk input port.Alat yang bisa masuk pada ps/2 yaitu: mouse dan keyboard.

lJenis dan Fungsi Port pada Komputer

Jenis dan Fungsi Port pada Komputer

  
port
Port fisik, adalah soket atau slot atau colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya Mouse, keyboard, printer…dll untuk lebih jelasnya saya akan jelaskan lebih spesifik lagi.



Berikut Jenis-Jenis Port beserta fungsinya :

port komputer1. Port power supply kabel power listrik
Fungsi : 
Port ini digunakan untuk menghubungkan power supply dengan CPU

 2. Port PS/2 mouseFungsi : 
Port ini disebut dengan port serial type 2 yang digunakan untuk menghubungkan mouse
Port ini digunakan untuk mouse dengan model lama

3. Port ps/2 keyboard

Fungsi : 
Port ini disebut dengan port serial type 2 yang digunakan untuk menghubungkan keyboard 

4. Port USB
Fungsi :
Port ini merupakan port multi fungsi yang dapat digunakan pada beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard, modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat dapat dipasang secara plug and play. USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB. Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah. 

5. Port serial
Fungsi : 
Port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1 bit pada satu saat melalui kabel tunggal. 
port ini mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih kecil dengan jenis pararel. Port serial yaitu; COM1, COM2, COM3, dan COM4. kabel konektor untuk COM1/COM3 adalah 9 pindan untuk COM2/COM4 adalah 25 pin

6. Port parallel
Fungsi : Port ini digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive. 

7. Port VGA
Fungsi : 
Port ini menghubungkan monitor dengan CPU dan membuat monitor menampilkan isi dari cpu tersebut

8. Port parallel
Fungsi : 
Port ini digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive.
port paralel dapat menerima atau membaca data beberapa bit sekaligus melalui sejumlah kabel yang dimilikinya. Oleh sebab itu seara umum port paralel lebih cocok untuk alat yang melakukan banyak perpindahan data
port yang mempunyai kemampuan menteranfer data dengan kecepatan standart parallel port (SPP) 200 Kb / detik. Port parallel terdiri dari: LPT1, LPT2 dan LPT3. kabel konektor adalah 25 pin.

9. Port LAN (network) Rj45
Fungsi : 
Port ini digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya (jaringan LAN)
Juga berfungsi menghubungkan CPU dengan jaringan komputer.
Port ini juga biasa digunakan untuk menyambungkan komputer dengan internet

10. Port sound card (line in, out, mic)
Fungsi : 
berfungsi menghubungkan CPU dengan peralatan audio (speaker, mic, dan tv tuner)
Port ini terdiri dari 3 port yaitu port line in, line out, dan microphone.

11. Port serial slot
Fungsi : 
Port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1 bit pada satu saat melalui kabel tunggal. 
Port serial hanya dapat menerima atau membaca data satu-persatu dalam ukuran 1 bit melalui satu kabel tunggal.
port serial lebih cocok untuk peralatan yang tidak banyak melakukan perpindahan data. Port serial popular digunakan oleh mouse dan kibor

12. Port modem line telepon 
Fungsi :
Port ini berfungsi sebagai penghubung untuk internet memakai modem dial up (jaringan telepon)

FUNGSI SOCKET DAN PORT PADA MOTHERBOARD

FUNGSI SOCKET DAN PORT PADA MOTHERBOARD


Untuk menghubungkan antara komponen komputer satu sama lainnya baik itu komponen internal maupun external, maka di dalam sebuah Komputer terdapat port dan Soket yang semuanya terdapat pada sebuah motherboard. Disini kita akan membahas apa kegunaan masing-masing port tersebut.Untuk mengulas rincian yang lebih detail, lihat gambar dari internal komputer dibawah ini.
gambar

Untuk lebih jelasnya dalam mempelajari komputer, dimana salah satu komponen utama komputer adalah motherboard. karena fungsi dari Motherboard ini adalah komponen induk dari semua komponen yang terpasang pada sebuah komputer. Berikut ini adalah salah satu gambar motherboard.
gambar

Pada gambar diatas kita bisa melihat beberapa soket dan port yang terdapat pada motherboard, mari kita mengulas satu persatu nama dan fungsi dari port dan soket yang terdapat pada motherboard tersebut.
  1. Port Firewire: Firewire (IEEE 1394b) Port ini biasanya digunakan untuk menghubungkan antara komputer dengan kamera video atau disk drive exsternal yang mendukung socket port ini.
  2. Slot PCIe x1, Socket ini berfungsi untuk mendukung Accesoris Card seperti adapter nirkabel,TV tuner dsb. (Socket seperti ini biasanya terdapat lebih dari 1 tergantung jenis atau type dari motherboardnya)
  3. Slot PCIe x16, Soket ini berfungsi untuk penempatan kartu grafis (VGA) jenis terbaru, karena untuk motherboard type lama Socket seperti ini adalah Socket AGP. Banyak motherboard jenis terbaru memiliki 2 atau lebih slot PCIe x16 ini untuk pemasangan dan menjalankan dua kartu grafis secara bersamaan.
  4. Socket Audio : Socket ini berfungsi untuk menghubungkan antara komputer dengan perangkat Audio seperti Headphone,Mic,speaker Aktip dsb.
  5. Slot CPU : Socket ini adalah tempat dipasangnya otak dari komputer (Processor), atau lebih dikenal dengan sebutan CPU (Central Processing Unit)
  6. Slot Fan Headers : Socket ini berfungsi untuk memberikan daya pada kipas yang terpasang pada heatsink processor, socket sperti ini biasanya terdapat 3 pin kabel yang berfungsi 2 pin memberikan daya pada fan atau kipas, sedangkan pin yang ke 3 berfungsi agar bios dapat mengontrol kecepatan dari putaran fan atau kipas tersebut.
  7. Slot Memory : Socket ini berfungsi untuk memasang memory card (RAM), Memory atau RAM ada beberapa Jenis seperti SDRAM,DDR1,DDR2 dan DDR3. pada motherboard type terbaru saat ini biasanya sudah mendukung jenis memory DDR2 atau DDR3 dengan arsitektur dual channel.
  8. Slot ATX Power: Ini adalah soket di mana konektor power ATX dari power supply terhubung ke motherboard.
  9. Slot Serial ATA (SATA) : Socket ini berfungsi untuk menghubungkan Disk Drive seperti Harddisk atau Optical Drive jenis SATA,Socket seperti ini biasanya terdapat lebih dari 1 tergantung dari jenis atau Type motherboardnya.
  10. Slot USB : Socket ini biasanya berfungsi untuk menghubungkan Front USB dengan Motherboard.
  11. Slot IDE : Socket ini berfungsi untuk menghubungkan Harddisk atau Optical Drive seperti CD ROM, DVD dsb yang bertype ATA dengan Motherboard.
  12. Slot PCI : Slot ini berfungsi untuk memasang Accesoris card seperti TV Tuner, Soundcard,LAN dsb.
  13. Slot AGP: Slot ini berfungsi untuk memasang kartu grafis (VGA) yang berjenis AGP.untuk beberapa type motherboard type baru biasanya terdapat 1 jenis slot untuk pemasangan kartu grafis yaitu type PCIe x16 atau PCI express.dan untuk type lama hanya terdapat Slot AGP.
  14. BIOS : Merupakan memory permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  15. Chipset : Merupakan sebuah IC yang berfungsi untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada soket maupun port yang terpasang pada motherboard.
  16. CMOS Baterai: Baterai ini digunakan untuk mempertahankan data dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis hardware dan pengaturan lainnya pada motherboard komputer.
Jenis port Rear Panel atau Bagian Port Motherboard yang terdapat pada bagianbelakang komputer
Selain dari yang tampak pada motherboard, bila telah dipasang pada chasing, maka dibagian belakang CPU juga akan tampak beberapa jenis port dan soket seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini :
gambar

  1. Port paralel (LPT1 atau LPT2) ; Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Contoh peralatannya adalah printer dan scanner.
  2. Port Serial (Com 1, Com 2) ; Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah mouse dan modem.
  3. Port AT/PS2 ; Umumnya digunakan untuk masukan konektor keyboard dan mouse.
  4. Port USB (Universal serial bus) ; Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.
  5. Port VGA ; Port yang berhubungan langsung dengan layar atau biasa disebut dengan Monitor.
  6. Port Audio ; Port yang berhubungan langsung dengan peraltan audio, misalnya tape, radio, speaker, atau mikrofon. Motherboard sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.
  7. Port LAN ; Port yang dihubungkan dengan kabel LAN/jaringan yang menggunakan kabel konektor jenis RJ45
Demikianlah Artikel saya Mengenai Fungsi dari Port dan Socket pada Motherboard ini, Semoga Artikel ini bermanfaat bagi anda dan mohon maaf bila terdapat kekurangan. Terima Kasih