Senin, 29 Mei 2017
Pengertian Phpmyadmin
Pengertian Phpmyadmin
Pengertian Phpmyadmin
Phpmyadmin adalah sebuah aplikasi open
source yang berfungsi untuk memudahkan manajemen MySQL. Dengan
menggunakan phpmyadmin, anda dapat membuat database, membuat tabel,
menginsert, menghapus dan mengupdate data dengan GUI dan terasa lebih
mudah, tanpa perlu mengetikkan perintah SQL secara
manual. PhpMyadmin dapat di download
secaara free di http://www.phpmyadmin.net. Saat tulisan ini di buat,
versi phpmyadmin terbaru adalah phpmyadmin 3.3.10. Karena berbasis web,
maka phpmyadmin dapat di jalankan di banyak OS, selama dapat menjalankan
webserver dan Mysql.
Pengertian Mysql
Pengertian Mysql
Pengertian Mysql
MySQL adalah salah satu jenis database
server yang sangat terkenal. MySQL menggunakan bahasa SQL untuk
mengakses database nya. Lisensi Mysql adalah FOSS License Exception dan
ada juga yang versi komersial nya. Tag Mysql adalah “The World's most
popular open source database”. MySQL tersedia untuk beberapa platform,
di antara nya adalah untuk versi windows dan versi linux. Untuk
melakukan administrasi secara lebih mudah terhadap Mysql, anda dapat
menggunakan software tertentu, di antara nya adalah phpmyadmin dan mysql
yog. Pada kesempatan kali ini, kita akan menggunakan phpmyadmin, yang
terdapat dalam bundle xampp, yang dapat di peroleh di www.apachefriends.org.
10 Cara Merawat Komputer Agar Tidak Lemot dan Rusak
10 Cara Merawat Komputer Agar Tidak Lemot dan Rusak
Inilah 10 Cara Merawat Komputer Agar Tidak Lemot dan Rusak
10 tips merawat komputer ini berdasarkan pengalaman pribadi dan
beberapa sumber yang saya baca dan saya kira ini masih berguna sekali.
Berikut ulasan tips dan caranya :
- Gunakanlah stabilizer dan UPS agar tegangan listrik stabil. Tegangan listrik yang tinggi dapat merusak perangkat keras komputer misalnya power supply.
- Jangan mematikan komputer dengan mencabut langsung colokan pada saat komputer sedang beroperasi. Matikan komputer sesuai dengan aturannya yakni klik start- shutdown- lalu tunggu komputer Sampai benar-benar Mati- kemudian Anda bisa mencabut colokan komputer.
- Hindari komputer dari sengatan matahari langsung.
- Hindari menaruh benda cair dekat dengan komputer.
- Hindari benda yang memiliki sifat magnet dekat dengan komputer, karena bisa merusak monitor dan perangkat keras CPU
- Bersihkan CPU dan perangkat keras lainnya secara berkala memakai kain halus, kuas cat kecil dan alat penyemprot udara. Misalnya power supply, heatsink, cool fan, RAM, dan motherboard.
- Gunakan antivirus lokal (baca : smadav terbaru) dan lakukan scanning secara berkala pada setiap drive komputer, misalnya setiap 1 minggu sekali.
- Lakukan pengecekan data secara berkala baik itu menghapus atau membackup data untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas pada setiap Drive komputer. Jika ada drive komputer yang hampir penuh, maka komputer jadi lemot.
- Gunakan aplikasi yang hanya diperlukan dalam membantu pekerjaan Anda. Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan untuk meringankan beban memori RAM anda.
- Agar komputer awet, tidak lemot dan tidak mudah rusak, saya sendiri menggunakan Deep Freeze. Jadi, setelah saya instal semua aplikasi yang saya perlukan, kemudian menjalankan aplikasi Deep Freeze, dan melakukan frozen pada drive C.
Lakukan tips cara merawat komputer dengan baik dan benar agar komputer tetap awet dan tahan lama. Sendiri sudah menerapkan cara di atas, sehingga komputer saya tetap awet dan tahan lama. Biasanya jika komputer mulai lemot (baca : cara mengatasi komputer lemot) karena aktivitas multitasking, saya melakukan restart dan komputer kembali normal.
Demikianlah artikel mengenai 10 cara merawat komputer agar tidak lemot dan rusak. Jangan lupa untuk melakukan perawatan secara berkala, paling tidak minimal 1 bulan dua kali. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang sedang mencari info mengenai cara merawat komputer. Salama IT
Operator Pemograman (Aritmatika,Logika,Perbandingan,Assigment)
Operator Pemograman (Aritmatika,Logika,Perbandingan,Assigment)
Operator Pemograman (Aritmatika,Logika,Perbandingan,Assigment)
Jenis – Jenis Operator dalam Bahasa Pemrograman

Nih gan ane mau share operator **pemograman yang ane pelajari di mata kuliah pemograman..
Langsung saja Cekidot ^-^ gan..
#Pengertian Operator Pemograman
Operator adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data (operand).
Ada beberapa jenis operator, yaitu :
- Assignment Operator / Operator Penugasan
Assignment Operator (operator penugasan) adalah operator yang menggunakan tanda sama dengan (=) untuk mengisi sebuah nilai dalam suatu variabel.
- Arithmetic Operator / Operator Aritmatika
Arithmetic Operator (operator aritmatika) adalah operator yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika.
Beberapa operator aritmatika antara lain:
* : untuk perkalian
+ : untuk penjumlahan
- : untuk pengurangan
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)
- Logical Operator / Operator Logika / Boolean Operator
Operator Boolean atau Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi logika yaitu operator yang menghasilkan nilai TRUE (benar) atau FALSE (salah).
Bebarapa macam operator logika antara lain:
1. and : menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
2. or : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE
3. xor : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernilai TRUE tetapi bukan keduaduanya
bernilai TRUE
4. ! : mengasilkan nilai tidak TRUE
5. && : menghasilkan nilai TRUE jika kedua operand bernilai TRUE
6. || : menghasilkan nilai TRUE jika salah satu operand bernailai TRUE
- Comparison Operator / Operator Pembanding
Operator Pembanding adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua buah nilai atau operand.
Operator perbandingan ini antara lain :
< : untuk kurang dari
> : untuk lebih dari
<= : untuk kurang dari atau sama dengan
>= : untuk lebiih dari atau sama dengan
== : untuk sama dengan
!= : untuk tidak sama dengan
<> : untuk tidak sama dengan
Cara Membangun Koneksi Internet dengan menggunakan router,hub,dan modem USB
Cara Membangun Koneksi Internet dengan menggunakan router,hub,dan modem USB
Cara Membangun Koneksi Internet dengan menggunakan router,hub,dan modem USB
Koneksi internet di dapat melalui penyedia layanan internet.
parameter koneksi internet :
1. Berbasis Volume (volume based) :koneksi internet di sediakan berdasarkan volume data yang di kirimkan.
2.Berbasis Waktu (time based) :koneksi internet di sediakan berdasarkan waktu yang digunakan.
3.Tidak terbatas (unlimited) : koneksi internet tidak di batasi volume dan waktu penggunaan.
Selain 3 parameter yang telah di sebutkan ,ada 2 jenis kecepatan :
1.Kecepatan Downloading yaitu kecepatan pengiriman data dari penyedia layanan ke pengguna.
2.Kecepatan Uploading yaitu kecepatan pengiriman data dari pengguna ke penyedia layanan.
Perangkat Koneksi Internet
1. Modem USB berfungsi untuk mengubah sinyal (data)dari komputer untuk di transmisikan melalui jalur internet dan sebaliknya.

parameter koneksi internet :
1. Berbasis Volume (volume based) :koneksi internet di sediakan berdasarkan volume data yang di kirimkan.
2.Berbasis Waktu (time based) :koneksi internet di sediakan berdasarkan waktu yang digunakan.
3.Tidak terbatas (unlimited) : koneksi internet tidak di batasi volume dan waktu penggunaan.
Selain 3 parameter yang telah di sebutkan ,ada 2 jenis kecepatan :
1.Kecepatan Downloading yaitu kecepatan pengiriman data dari penyedia layanan ke pengguna.
2.Kecepatan Uploading yaitu kecepatan pengiriman data dari pengguna ke penyedia layanan.
Perangkat Koneksi Internet
1. Modem USB berfungsi untuk mengubah sinyal (data)dari komputer untuk di transmisikan melalui jalur internet dan sebaliknya.

Gambar 1.Modem USB
2. Router (USB,HUB) berfungsi untuk mengatur lalulintas data dari dalam jaringan internet.
Gambar 2.Router USB,HUB
3.HUB,berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer dalam satu jaringan.
Gambar 3.HUB
Membangun Koneksi Internet
Langsung dengan menggunakan modem ,hanya bisa digunakan untuk satu komputer.

Gambar4.Langsung modem
Menggunakan router,bisa di gunakan untuk membagi hubungan ke internet (bisa beberapa komputer).

Gambar5.menggunakan router hub

Gambar6.menggunakan router wifi
satu hal yang harus di perhatikan dalam membangun koneksi internet adalah masalah pengelamatan komputer pengguna.Alamat komputer pengguna sering di sebut dengan IP.ada 2 macam metode pengalamatan terkait dengan koneksi dengan internet,yaitu otomatis dan di tentukan,lihat gambar 7.selain itu di perhatikan pula alamat penyedia layanan (DNS server).

Gambar7.pengalamatan IP Address
Terima kasih telah membaca artikel tentang Cara Membangun Koneksi Internet dengan menggunakan router,hub,dan modem USB dan anda bisa bookmark artikel Cara Membangun Koneksi Internet dengan menggunakan router,hub,dan modem USB ini dengan url http://serilmu.blogspot.co.id/2015/04/cara-membangun-koneksi-internet-dengan.html. Terima kasih
Fitur dan Keunggulan Bahasa Pemrograman C
Fitur dan Keunggulan Bahasa Pemrograman C
Fitur dan Keunggulan Bahasa Pemrograman C
Berikut beberapa fitur serta keunggulan bahasa pemrograman C jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain:
- C sebagai bahasa pemrograman prosedural
Konsep pemrograman prosedural adalah sebuah metode pemrograman yang setiap baris perintah diproses secara berurutan dari baris paling atas hingga baris paling bawah. Selain itu bisa terdapat fungsi tambahan (function) yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai tugas. Bahasa pemrograman C termasuk ke dalam kelompok ini.
Selain konsep prosedural, terdapat juga konsep pemrograman object (object-oriented programming). Di dalam bahasa pemrograman object, setiap tugas akan dijalankan menggunakan class dan object. Contoh bahasa pemrogaman object adalah JAVA.
Bagi pemula, sangat disarankan untuk mempelajari bahasa pemrograman prosedural terlebih dahulu, baru kemudian masuk ke dalam bahasa pemrograman object. Ini juga menjadi alasan untuk belajar bahasa C terlebih dulu baru kemudian masuk ke bahasa pemrogaman object seperti JAVA. Beberapa bahasa pemrograman juga mendukung konsep prosedural dan object sekaligus, contohnya bahasa pemrograman C++ dan PHP.
- Bahasa C sangat cepat dan efisien
Aplikasi yang dibuat menggunakan bahasa C bisa dieksekusi dengan sangat cepat serta berukuran kecil. Ini karena C bisa langsung berkomunikasi dengan hardware, sebuah fitur yang jarang tersedia di bahasa pemrograman modern seperti JAVA, PHP, maupun Phyton.
Akan tetapi, hal ini juga memiliki kelemahan. Bahasa C relatif sederhana dan tidak memiliki fitur-fitur modern seperti garbage collection dan dynamic typing.
- C adalah portable language
Maksudnya, bahasa pemrograman C bisa di-compile ulang supaya berjalan di berbagai sistem operasi tanpa perlu mengubah kode-kode yang ada. Aplikasi yang dibuat di Windows dengan bahasa C, bisa dipindahkan ke Linux dengan sedikit atau tanpa modifikasi.
- C merupakan “induk” dari bahasa pemrograman modern
Bahasa pemrograman C banyak menginspirasi bahasa pemrograman lain, seperti C++, C#, Objective C, PHP, JAVA, JavaScript dan masih banyak lagi. Dengan mempelajari bahasa C, anda akan familiar dan lebih mudah saat berpindah ke bahasa pemrograman lain yang merupakan turunan dari C.
Minggu, 23 April 2017
Port Audio
Pengertian dan Macam-Macam Port I/O (Input / Output)
Pengertian dan Macam-Macam Port I/O (Input / Output) – Port I/O merupakan sebuah port atau tempat dipasangnya conector I/O dimana setiap port I/O dibawah control processor. Port I/O ini sering kita jumpai di bagian motherboard berupa sekumpulan port yang siap dihubungkan ke hardware lain.
Port I/O ini bermacam-macam bentuk dan juga fungsi. Macam-macam port I/O, antara lain:
Port Parallel
Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan standard parallel Port 200 kb/s. Hardware yang dapat digunakan dengan port ini adalah Printer, Scanner.
Port Serial (COM1 dan COM2)
Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih rendah dibanding jenis port parallel. Kabel connector untuk COM1 adalah 9 pin dan untuk COM2 25 pin.
Port PS/2
Port ini umumnya digunakan untuk menghubungkan keyboard dan mouse.
Port USB
USB (Universal Serial Bus) merupakan port serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan USB Port adalah Flashdisk, Keyboard USB, dan hardware lain yang menggunakan USB sebgai konektornya.
Port VGA
Merupakan port yang langsung berhubungan dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.
Port Audio
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti tape, radio, speaker, dan lain-lain.
Port LAN
Port yang digunakan untuk komunikasi antar komputer, sehingga komputer dapat saling berbagi informasi dengan komputer lainnya.
Port USB
Port USB - Pengertian,perkembangan,cara kerja,kelebihan
Port USB
DEFINISI PORT USB.
Menurut bahasa, Port USB terdiri dari dua kata, yang pertama Port adalah tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita, serta USB merupakan singkatan dari Universal Serial Bus dengan makna lain dapat dikatakan standar interface sebuah device, dengan kata lain pengertian dari Port USB adalah hubungan serial antara periferal dengan komputer.
Port USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scenner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita.
Komputer (Personal Computer) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya.
Konektivitas antara PC (Personal Computer) dengan perangkat USB dihubungkan dengan kabel khusus. Sebuah kabel berisi empat buah kawat menghubungkan periferal ke PC melalui port USB yang terdapat pada keduanya. Di dalam kabel tersebut, dua kawat akan menangani transmisi data, sebuah lagi menangani ground dan sebuah lagi memasok daya sebesar lima volt ke periferal.
USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal. USB merupakan teknologi standard bas Serial untuk antaramuka peranti yang membenarkan perhubungan pada soket antaramuka tunggal. Ia juga turut dicipta untuk meningkatkan keupayaan Plug and Play dengan membenarkan peranti disambungkan (connect) dan merungkai sambungan (disconnect) tanpa perlu ‘reboot’ Hot Swapping pada komputer.
Perkembangan USB.
Perkembangan teknologi informasi begitu amat ditunggu oleh dunia informasi dan telekomunikasi. Perkembangan tersebut amat dinanti-nanti dengan harapan dapat membantu proses-proses yang ada dalam sebuah organisasi. Dengan bermodalkan berjuta-juta dollar amerika,ataupun bahkan bermilyar-milyar dollar amerika, para peneliti dan perusahaan-perusahaan teknologi rela merogoh kocek mereka demi mendapatkan teknologi yang paling ungul dan paling modern. Teknologi memory adalah salah satu dari sekian banyak jenis teknologi informasi yang perkembangannya sangat pesat dewasa ini. Alasan yang mendukung teknologi ini adalah kebutuhan akan sebuah storage penyimpanan yang handal dan cepat serta dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penelitian akan memory berlangsung cepat dan juga menguntungkan dalam segi bisnis.Salah satu teknologi informasi yang paling menarik adalah teknologi USB. USB atau yang lebih dikenal sebagai Universal Serial Bus adalah sebuah jalur koneksi serial elektronik yang diciptakan dengan tujuan untuk menghubungkan segala macam device yang bersifat eksternal. Pada awalnya USB diciptakan untuk menghubungkan Smart Phone dengan Personal Computer (PC), namun pada akhirnya penggunaannya berkembang bahkan sampai kepada device seperti mouse, printer, speaker,MP3 player, dll. Teknologi USB sendiri sekarang telah mencapai teknologi USB 3.0 bahkan sekarang sedang dikembangkan WUSB (Wireless Universal Serial Bus).
Awal kemuculan USB yaitu sekitar tahun 1995 hingga 1996, USB 1.0 yang ditawarkan kepada pengguna adalah pada kadar kelajuan hanya 1.5Mbit sesaat (kelajuan-rendah) dan 12Mbit sesaat untuk kelajuan tinggi. Kemudian muncul pula USB 2.0 pada April 2000 yang memperkenalkan kelajuan 480Mbit sesaat (kelajuan tinggi) untuk pemindahan data. Ia merupakan teknologi yang banyak kita gunakan masa kini.
Salah satu teknologi USB yang paling digemari adalah teknologi USB flash drive. Sebuah teknologi memory yang benar-benar ada karena kebutuhan pasar. Dengan kapasitasnya yang besar, ukuran yang kecil, serta kecepatan yang baik, USB Flash drive banyak diminati oleh masyarakat. USB Flash drive berfungsi sebagai media penyimpanan yang portable. Walaupun tidak sebesar external hard drive tetapi dengan ukurannya yang kecil,teknologi ini menjadi semakin banyak peminatnya. USB flash drive juga dikenal dengan nama Thumb Drive, Jump Drive, Pen Drive, Key Drive, Token, atau secara mudah dapat dikenal dengan sebutan USB drive. Tidak seperti teknologi removable storage memory lainnya, USB dapat berjalan tanpa bantuan tenaga tambahan, tidak memerlukan proses booting, dan yang terpenting adalah tidak bergantung kepada salah satu macam platform sistem operasi. Dalam sejarahnya, USB Flash Drive memiliki masalah yang berat dalam status kepemilikan hak ciptanya. Banyak perusahaan besar yang mengklaim bahwa USB drive adalaha teknologi yang mereka buat. Yang pertama memproduksinya sendiri adalah perusahaan Trek dengan merk dagang Thumbdrive. Perusahaan inilah yang menyatakan dengan serius bahwa merekalah penemu pertama teknologi ini. Perusahaan ini bersaing dengan perusahaan seperti SanDisk, IBM, Netac, dan lainya dalam memperoleh hak paten atas teknologi ini.Perjalanan teknologinya sendiri bisa dibilang amat cepat. Mulai dari teknologi USB 1.0 sampai dengan sekarang yaitu USB 3.0 bahkan menembus ke arah WUSB atau Wireless Universal Serial Bus.
Perjalanan dari versi 1.0 ke 2.0 hanya membutuhkan waktu satu tahun. Hal ini membuktikan amat pesatnya perkembangan teknologi ini. Versi 2.0 sendiri sudah cukup memuaskan para penggemarnya. Versi 2.0 ini juga sering disebut sebagai Hi-Speed USB karena memiliki kecepatan transfer sebesar 480 Mbits/detik jauh meninggalkan pendahulunya yang hanya memiliki kecepatan 12 Mbits/ detik. USB Flash drive memiliki beberapa komponen. Komponen-komponen tersebut dapat dipisahkan dalam dua golongan yaitu komponen penting dan juga komponen tambahan. Komponen penting yang harus ada dalam sebuah USB Flash drive adalah USB connector, USB mass storage controller device, Flash memory chip, dan Crystal Oscillator. Komponen ini dilengkapi oleh komponen tambahan yaitu Test points, LED, Unpopulated space, USB Connector Cover, dan juga transport Aid. Komponen-komponen ini bergabung membentuk satu Flash Drive secara utuh.
Untuk versi 3.0 sendiri masih dalam pengembangan dalam penelitian. Versi terbaru ini diramalkan dapat meramaikan pasar USB Flash drive dan juga memberikan keuntungan yang banyak bagi teknologi informasi. Versi ini dibuat dengan harapan dapat menyaingi sebuah teknologi koneksi baru yaitu Firewire. Versi ini diharapkan dapat mengokohkan eksitensi USB dan menyaingi teknologi Firewire yang sduah banyak dilirik oleh vendor-vendor IT. Dalam pengembangannya sendiri, versi ini dikerjakan berbarengan dengan pengerjaan proyek Wireless Universal Serial Bus yang akan menghadirkan terobosan baru dalam teknologi USB.
Perjalanan dari versi 1.0 ke 2.0 hanya membutuhkan waktu satu tahun. Hal ini membuktikan amat pesatnya perkembangan teknologi ini. Versi 2.0 sendiri sudah cukup memuaskan para penggemarnya. Versi 2.0 ini juga sering disebut sebagai Hi-Speed USB karena memiliki kecepatan transfer sebesar 480 Mbits/detik jauh meninggalkan pendahulunya yang hanya memiliki kecepatan 12 Mbits/ detik. USB Flash drive memiliki beberapa komponen. Komponen-komponen tersebut dapat dipisahkan dalam dua golongan yaitu komponen penting dan juga komponen tambahan. Komponen penting yang harus ada dalam sebuah USB Flash drive adalah USB connector, USB mass storage controller device, Flash memory chip, dan Crystal Oscillator. Komponen ini dilengkapi oleh komponen tambahan yaitu Test points, LED, Unpopulated space, USB Connector Cover, dan juga transport Aid. Komponen-komponen ini bergabung membentuk satu Flash Drive secara utuh.
Untuk versi 3.0 sendiri masih dalam pengembangan dalam penelitian. Versi terbaru ini diramalkan dapat meramaikan pasar USB Flash drive dan juga memberikan keuntungan yang banyak bagi teknologi informasi. Versi ini dibuat dengan harapan dapat menyaingi sebuah teknologi koneksi baru yaitu Firewire. Versi ini diharapkan dapat mengokohkan eksitensi USB dan menyaingi teknologi Firewire yang sduah banyak dilirik oleh vendor-vendor IT. Dalam pengembangannya sendiri, versi ini dikerjakan berbarengan dengan pengerjaan proyek Wireless Universal Serial Bus yang akan menghadirkan terobosan baru dalam teknologi USB.
CARA KERJA USB.
Universal Serial Bus (USB): Sebuah bus I/O (input/output) yang dapat mentransfer data hingga 12 megabit per detik.
Selamat tinggal port paralel dan serial yang lamban, kini jamannya Universal Serial Bus (USB). Lebih cepat, lebih kuat dan dan lebih fleksibel serta benar-benar berazaskan Plug and Play bukan lagi Plug and Pray. Bahkan USB versi 2.0 yang baru saja dikeluarkan mampu memberikan tingkat kinerja dan kecepatan yang sebanding dengan bus kecepatan-tinggi semacam IEEE 1394. Beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang USB:
o Lebih cepat dibanding port paralel atau serial dengan kecepatan transfer hingga 12 mbps
o Dapat mengkoneksikan hingga 127 periferal
o Diterima secara luas
o Tidak cocok untuk periferal dengan bandwith tinggi
o Membutuhkan Windows 98 ke atas untuk kompatibilitas secara penuh
Selamat tinggal port paralel dan serial yang lamban, kini jamannya Universal Serial Bus (USB). Lebih cepat, lebih kuat dan dan lebih fleksibel serta benar-benar berazaskan Plug and Play bukan lagi Plug and Pray. Bahkan USB versi 2.0 yang baru saja dikeluarkan mampu memberikan tingkat kinerja dan kecepatan yang sebanding dengan bus kecepatan-tinggi semacam IEEE 1394. Beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang USB:
o Lebih cepat dibanding port paralel atau serial dengan kecepatan transfer hingga 12 mbps
o Dapat mengkoneksikan hingga 127 periferal
o Diterima secara luas
o Tidak cocok untuk periferal dengan bandwith tinggi
o Membutuhkan Windows 98 ke atas untuk kompatibilitas secara penuh
Transfer data pada USB dikirim dalam bentuk paket, sementara port paralel dan serial mentransfernya dalam bentuk bit individual. Sebagai contoh, bila Anda ingin menyimpan sebuah file pada sebuah drive Zip USB, pertama-tama PC akan memotong-motong file tersebut menjadi potongan-potongan sebesar 64-byte--setiap potongan menyertakan informasi pengalamatan dan data itu sendiri--dan kemudian mengirimkan potongan tersebut ke port USB.
Kecepatan transfer USB melampaui kecepatan transfer port paralel dan serial karena telah menyempurnakan proses transfer tersebut: Kabel USB mengurangi derau dan distorsi selama data dikirim, sehingga data dapat diterima dengan sedikit kesalahan.
Lebih Cepat dan Lebih Mudah
Selain lebih cepat dibanding koneksi port serial dan paralel, USB juga memungkinkan Anda menyambungkan perangkat dalam sebuah rantai koneksi yang panjang melalui beberapa buah hub. Spesifikasi USB mengijinkan dua jenis perangkat: Sebagai hub dan fungsi. Hub memungkinkan Anda dapat mengkoneksikan banyak peranti pada bus; fungsi, atau periferal, adalah melakukan apa yang diperintah PC. Hub dapat disertakan pada peranti--sebagai bagian dari monitor, misalnya--atau dapat berupa produk stand-alone. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah komputer yang hanya memiliki satu port USB, Anda dapat mengkoneksikannya dengan sebuah hub empat-port dan menghubungkannya ke hub USB empat-port lain pada rantai koneksi, sehingga Anda dapat mengkoneksikan 7 buah peranti ke PC Anda. Semakin banyak perangkat yang Anda sambungkan, semakin kecil daya yang diberikan pada tiap perangkat. Bila Anda ingin menyambungkan banyak peranti pada PC Anda, sebaiknya Anda menggunakan hub USB untuk meyakinkan bahwa peranti Anda mendapat cukup tenaga untuk bekerja.
Untuk memudahkan memasang dan mengganti periferal, USB memiliki fitur hot plungging dan Plug and Play. Dengan hot plugging Anda tidak perlu merestart komputer saat memasang dan mencabut peranti USB. Saat sebuah periferal disambungkan ke PC, ia akan mengirimkan sebuah sinyal ke PC yang mengatakan bahwa ia sudah tersambungkan ke bus. Setelah PC merespon, peranti tersebut kemudian mengirimkan informasi seberapa banyak bandwith yang ia butuhkan. Versi USB yang banyak beredar saat ini, USB 1.1, mengijinkan dua jenis periferal: yang berkecepatan rendah dan yang berkecepatan sedang.
Perangkat berkecepatan rendah, seperti keyboard dan mouse, diberikan bandwith yang secukupnya (sekitar 1,5 mbps), sementara peranti berkecepatan sedang, seperti printer dan scanner, diberi bandwith terbesar hingga 12 mbps. Setelah mengalokasikan bandwith, PC kemudian memberikan sebuah nomor identifikasi unik. Saat peranti tersebut dicabut, PC kemudian mengkonfigurasi ulang bus USB. Kompatibilitas Plug and Play USB berarti Anda dapat mencolokkan sebuah perangkat ke PC dan hanya dibutuhkan sedikit campur tangan Anda untuk urusan selanjutnya. Windows 98 menyertakan driver USB untuk peranti semacam keyboard, mouse, dan harddisk eksternal. tetapi peranti lain perlu menginstalasikan driver mereka ke Windows. Windows 2000 juga menyediakan dukungan USB, tetapi bila Anda menggunakan Windows 95 dan NT 4.0, maka jawabannya adalah "Anda belum beruntung!" alias Anda harus mengupgrade sistem operasi Anda.
Kecepatan transfer USB melampaui kecepatan transfer port paralel dan serial karena telah menyempurnakan proses transfer tersebut: Kabel USB mengurangi derau dan distorsi selama data dikirim, sehingga data dapat diterima dengan sedikit kesalahan.
Lebih Cepat dan Lebih Mudah
Selain lebih cepat dibanding koneksi port serial dan paralel, USB juga memungkinkan Anda menyambungkan perangkat dalam sebuah rantai koneksi yang panjang melalui beberapa buah hub. Spesifikasi USB mengijinkan dua jenis perangkat: Sebagai hub dan fungsi. Hub memungkinkan Anda dapat mengkoneksikan banyak peranti pada bus; fungsi, atau periferal, adalah melakukan apa yang diperintah PC. Hub dapat disertakan pada peranti--sebagai bagian dari monitor, misalnya--atau dapat berupa produk stand-alone. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah komputer yang hanya memiliki satu port USB, Anda dapat mengkoneksikannya dengan sebuah hub empat-port dan menghubungkannya ke hub USB empat-port lain pada rantai koneksi, sehingga Anda dapat mengkoneksikan 7 buah peranti ke PC Anda. Semakin banyak perangkat yang Anda sambungkan, semakin kecil daya yang diberikan pada tiap perangkat. Bila Anda ingin menyambungkan banyak peranti pada PC Anda, sebaiknya Anda menggunakan hub USB untuk meyakinkan bahwa peranti Anda mendapat cukup tenaga untuk bekerja.
Untuk memudahkan memasang dan mengganti periferal, USB memiliki fitur hot plungging dan Plug and Play. Dengan hot plugging Anda tidak perlu merestart komputer saat memasang dan mencabut peranti USB. Saat sebuah periferal disambungkan ke PC, ia akan mengirimkan sebuah sinyal ke PC yang mengatakan bahwa ia sudah tersambungkan ke bus. Setelah PC merespon, peranti tersebut kemudian mengirimkan informasi seberapa banyak bandwith yang ia butuhkan. Versi USB yang banyak beredar saat ini, USB 1.1, mengijinkan dua jenis periferal: yang berkecepatan rendah dan yang berkecepatan sedang.
Perangkat berkecepatan rendah, seperti keyboard dan mouse, diberikan bandwith yang secukupnya (sekitar 1,5 mbps), sementara peranti berkecepatan sedang, seperti printer dan scanner, diberi bandwith terbesar hingga 12 mbps. Setelah mengalokasikan bandwith, PC kemudian memberikan sebuah nomor identifikasi unik. Saat peranti tersebut dicabut, PC kemudian mengkonfigurasi ulang bus USB. Kompatibilitas Plug and Play USB berarti Anda dapat mencolokkan sebuah perangkat ke PC dan hanya dibutuhkan sedikit campur tangan Anda untuk urusan selanjutnya. Windows 98 menyertakan driver USB untuk peranti semacam keyboard, mouse, dan harddisk eksternal. tetapi peranti lain perlu menginstalasikan driver mereka ke Windows. Windows 2000 juga menyediakan dukungan USB, tetapi bila Anda menggunakan Windows 95 dan NT 4.0, maka jawabannya adalah "Anda belum beruntung!" alias Anda harus mengupgrade sistem operasi Anda.
Mendapatkan Perangkat USB
USB ada dimana-mana. Produsen CPU seperti Intel telah menyertakan sebuah pengontrol host USB pada chipsetnya. Sistem operasi yang lebih baru juga mendukung bus USB--Windows 98, Linux (kernel terbaru), dan Mac OS. Dell, Compaq, NEC, dan produsen PC lainnya telah lama menyertakan port USB sebagai perangkat standar sistem mereka. PC yang belum memiliki port USB dapat menambahkannya pada sistemnya menggunakan kartu PCI (untuk sistem desktop) atau kartu CardBus (untuk notebook). Produsen periferal membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengadopsi USB. Tetapi jumlah peranti yang menggunakan USB sebagai sarana pengkoneksiannya semakin meningkat.
Microsoft, Mitsumi, dan Logitech telah menawarkan peranti dengan koneksi USB seperti keyboard, mouse, modem, dan lainnya. Produk-produk yang dulunya datang hanya dengan port paralel semata, seperti printer dan scanner, saat ini juga telah menyediakan koneksi USB, baik secara opsional atau digabungkan.
Sebagian besar peranti eksternal saat ini menggunakan USB sebagai konektor ke PC, termasuk drive CD-Rewriteable dari Sony, Yamaha, atau Creative. Termasuk juga drive Zip dari Iomega dan Superdisk dari Imation; dan floppy-drive dari vendor seperti VST Technologies.
USB ada dimana-mana. Produsen CPU seperti Intel telah menyertakan sebuah pengontrol host USB pada chipsetnya. Sistem operasi yang lebih baru juga mendukung bus USB--Windows 98, Linux (kernel terbaru), dan Mac OS. Dell, Compaq, NEC, dan produsen PC lainnya telah lama menyertakan port USB sebagai perangkat standar sistem mereka. PC yang belum memiliki port USB dapat menambahkannya pada sistemnya menggunakan kartu PCI (untuk sistem desktop) atau kartu CardBus (untuk notebook). Produsen periferal membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengadopsi USB. Tetapi jumlah peranti yang menggunakan USB sebagai sarana pengkoneksiannya semakin meningkat.
Microsoft, Mitsumi, dan Logitech telah menawarkan peranti dengan koneksi USB seperti keyboard, mouse, modem, dan lainnya. Produk-produk yang dulunya datang hanya dengan port paralel semata, seperti printer dan scanner, saat ini juga telah menyediakan koneksi USB, baik secara opsional atau digabungkan.
Sebagian besar peranti eksternal saat ini menggunakan USB sebagai konektor ke PC, termasuk drive CD-Rewriteable dari Sony, Yamaha, atau Creative. Termasuk juga drive Zip dari Iomega dan Superdisk dari Imation; dan floppy-drive dari vendor seperti VST Technologies.
Kelebihan yang dimiliki dari Port USB, diantaranya :
· Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host.
· Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan hub USB
· Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
· Perangkat USB bersifat 'hot swappable' artinya perangkat keras yang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play. Satu lagi yang menjadi kelebihan teknologi USB ini ialah penggunaan kuasa rendah. Ia kerana sumber kuasa luaran dan pemacu peranti individu spesifik tidak diperlukan untuk menjalankan USB. Pengguna boleh terus menggunakan peranti yang disambung tanpa perlu ‘banyak soal’(permasalahan). Ia sesuai dengan konsep asal ciptaan USB yaitu untuk membantu perhubungan berbagai peranti pada satu port mudah dan mengurangkan penggunaan layar yang kadangkala berserabut dan dapat memusingkan kepala pengguna.
Port SPDIF
Ketika sekitar 3 tahun lalu saya mempunyai Allen-Heath iLive T112 saya sempat mengamati di panel balakangnya terdapat input dan output audio lokal. Beberapa input dan output menggunakan konektor TRS tipe balans dan RCA tipe tidak balans. Tetapi terdapat konektor RCA lagi dengan tulisan DIGITAL IN dan DIGITAL OUT dengan tulisan 7/8 dan keterangan SPDIF. Waktu itu hanya mengamati saja dan saya belum tertarik dengan konektor input dan output digital semacam itu.
Pengalaman yang hampir sama terjadi sekitar 2 tahun lalu ketika saya membeli Behringer X32 yang di panel belakangnya juga terdapat koneksi output audio lainnya bertipe XLR jantan dengan keterangan AES/EBU OUT, lagi-lagi saya tidak memperhatikan kagunaannya.
Pengabaian input dan output audio digital SPDIF dan AES/EBU waktu itu karena memang kebutuhan saya masih sangat bisa dicukupi dengan input dan output audio analog konvensional. Dan kira-kira baru pertengahan tahun kemarin saya mulai mencari tahu apa itu kedua macam audio digital SPDIF dan AES EBU tersebut. Dari beberapa sumber kemudian saya coba berikan sedikit uraian detailnya dan sharing pengalaman saya menggunakan kedua macam tipe audio digital tersebut.
AES / EBU
AES/EBU sebenarnya bernama asli AES3. AES3 adalah standar audio digital di tingkat peralatan audio profesional untuk koneksi audio antar peralatan yang berisi 2 channel. AES ini dikembangkan bersama antara badan AES (Audio Engineering Society) dan EBU (European Broadcasting Union). Satu sinyal AES3 membawa 2 channel audio digital format PCM (Pulse Code Modulation) yang bisa memakai media transmisi balans atau tidak balans hingga serat optik. AES3 dipublikasikan pertama kali tahun 1985 dan kemudian direvisi pada tahun 1992 dan 2003. AES3 kemudian dimasukkan dalam standard peralatan komersial dengan dimasukkannya ke dalam standard IEC 60958 oleh badan IEC (International Electrotechnical Commission) dan kemudian banyak dijumpai di peralatan audio yang dikenal dengan S/PDIF.
AES3 dengan koneksi balans dimaksudkan untuk transmisi audio digital dengan jarak yang cukup jauh hingga 100m (tergantung kualitas dan kecocokan impedansi kabel).
S/PDIF
S/PDIF (Sony/Philips Digital Interface Format) adalah transmisi audio digital dengan koneksi tidak balans atau dengan serat optik yang ditujukan untuk jarak yang tidak terlalu jauh (umumnya tidak lebih dari 10m). Standar ini banyak terdapat pada peralatan home theatre dan HiFi.
Berikut tabel perbandingan tipe koneksi dan jenis kabel yang digunakan:
PROTOKOL AES3
Protokol data AES3 hampir sama persis dengan SPDIF. Perbedaan keduanya hanya terletak pada level tegangan sinyal dan jenis koneksi yang digunakan. Protokol ini didesaign untuk transmisi audio stereo dalam bentuk digital. Sinyal analog audio diubah ke data digital dengan metode PCM (Pulse Code Modulation) baik sebagai format DAT (Digital Audio Tape) dengan 48kHz sampling rate atau format CD (Compact Disc) dengan 44,1kHz sampling rate. Transmisi data disusun dalam transmisi secara berutan dari Audio Block – Audio Block secara terus menerus. Setiap satu Audio Block terdiri dari 192 Frame data dari 0 – 191. Setiap Frame ini berisi 2 channel audio (stereo) dimana setiap channelnya terdiri dari 32 bit yang disebut Time Slot.
Bit 0 – 3 sebanyak 4 bit adalah START Bit yang berguna sebagai penanda awal data audio atau sinkronisasi data Audio Block atau Frame atau Channel atau Time Slot.
Bit 4 – 7 sebanyak 4 bit adalah bersifat opsional. 4 ini bisa menjadi penanda/keterangan tambahan pada format data 20bit atau sudah merupakan awal data audio pada format data 24 bit.
Bit 8 – 27 adalah data audio pada format data 20bit sedang pada format data 24 bit data uadio mulai dari bit 4 – 27. Bit 4 atau bit 8 adalah LSB (Least Significant Bit) sedangkan bit 27 adalah MSB (Most Significant Bit).
Bit 28 adalah bit validitas (V). V akan berisi 0 jika data audio yang diterima benar (valid) dan cocok sebagai DAC (Digital to Analog Converter). Jika V berisi 1 maka data audio yang diterima adalah tidak benar sehingga peralatan bisa memerintahkan untuk MUTE output audionya.
Bit 29 – User data bit yang menandakan rentetan aliran data untuk setiap channel audio dengan 1 bit per frame yang formatnya ditentukan channel status di bit 30.
Bit 30 – Channel Status. Bit-bit dari setiap masing-masing frame dikumpulkan sehingga terbentuk 192 bit channel status tetapi pemakaiannya ditentukan oleh AES/EBU atau SPDIF.
Bit 31 – Parity (P) bit yang berguna untuk mendeteksi kesalahan. Jika bit 4 hingga 30 mempunyai paritas ganjil maka bit 31 akan bernilai 1. Jadi bit 4 – 31 akan selalu membentuk paritas genap.
Kecepatan Transmisi Data
AES3 pada keadaan standard menggunakan kecepatan sampling rate 48kHz. Ini berarti akan ada 48000 sampel data audio per detik. Setiap sampel tersusun dari 192 audio block. Setiap audio block terdiri dari 2 channel data audio (stereo) dimana setiap channel data audio memiliki 32 bit per sample.Dengan demikian setiap detiknya akan ditransmisikan sebanyak (48 000 sample/detik) dibagi (192 audio block/sampel) = 250 audio block/detik. Jadi bisa kita hitung kecepatan transmisi data AES3 adalah:
250 audio block/detik x 192 frame/audio block x 2 channel/frame x 32 bit/channel = 3.072.000 bit/detik = 3.072.000 bps = 3.072 kbps = 3,072 Mbps
Atau juga bisa dihitung dari
48.000 sampel/detik x 2 channel/sampel x 32 bit/channel = 3.072.000 bit/detik = 3.072 kbps = 3,072 Mbps
Kecepatan transmisi data seperti ini masih tergolong kecepatan sedang dan tidak sulit menemukan media transmisi (kabel atau serat optik) yang murah. Kabel untuk memenuhi kecepatan transmisi ini berarti membutuhkan bandwidth sekitar 4Mhz. Jadi memakai kabel microphone atau kabel sejenis untuk keperluan transmisi AES3 tidak terlalu cocok dan apabila terpaksa dipakai maka panjang kabel yang dibolehkan menjadi pendek (kurang dari 10m). Penggunaan kabel STP atau Cat5 atau koaksial 75-ohm akan jauh lebih baik.
Interkoneksi AES3 dengan SPDIF
Format data AES3 dengan SPDIF adalah sangat mirip dan perbedaan itu terletak pada level tegangan output dan pada tipe koneksinya. Dengan demikian interkoneksi antara AES3 ke SPDIF atau sebaliknya dari SPDIF ke AES3 hanya perlu untuk menyesuaikan level tegangan dan tipe koneksinya. Dan seperti kita duga, untuk keperluan interkoneksi tersebut tidak membutuhkan perangkat yang rumit. Gambar berikut menyajikan cara sederhana untuk keperluan interkoneksi.
AES3 ke SPDIF
Rangkaian hanya memerlukan 4 resistor saja untuk penyesuaian impedansi dan untuk menurunkan level tegangan. Untuk kabel yang panjang bisa digunakan kabel isi 3 seperti kabel telepon dan lebih baik yang mempunyai selubung. Penggunaan kabel Cat5 memberikan hasil yang sangat baik dan panjang kabel bisa sampai 300m lebih.
SPDIF ke AES3
Rangkaian memakai IC TTL 7404 yang berisi 6 inverter. Satu inverter diperlukan untuk membentuk rangkaian penguat level tegangan dan penyesuai impedansi 75-ohm. Satu inverter lagi digunakan untuk membentuk level digital menjadi inversinya. Empat inverter sisanya masing-masing diparalel untuk membentuk penguat arus output. Rangkaian memerlukan power supply 5V untuk bisa bekerja.
Langganan:
Komentar (Atom)








